Rara Story

Mejor opción es ser tu mismo

SHINee Fanfiction // Chicken vs Duck

33 Komentar

  • Title : Chicken Vs Duck
  • Author : Rasyifa[ https://rarastory.wordpress.com ]
  • Main Cast :
    – Onew SHINee – Lee Jin Ki
    – YOU girl / Imaginay – Kim ______
  • Genre : Romance(X), Gaje (ü)
  • */ : The plot inspirited  by a story from google kkk ^^
  • Length : Drabble

chicken vs duck

– – –

Chicken Vs Duck

Malam itu masih di pertengahan musim semi, saat Jinki dan ______ kecil berjalan beriringan, Tangan mungil mereka bergandengan, menghabiskan waktu sepanjang jalan menyusuri sebuah hutan buatan, di dekat rumah mereka. Pemandangan yang cukup manis.

 

 “Kuek! Kuek!”

______ menghentikan langkah dengan tiba-tiba, tersenyum cerah pada Jinki yang ada di sampingnya, “Dengar,” ucap _____, “itu pasti suara ayam, oppa.”

Jinki bingung. Ayam?

“Bukan, bukan. Itu suara bebek, ______-ah.”

“Bukan. Aku yakin itu suara ayam, oppa,” ______ bersikeras, Jinki tersenyum lembut menatapnya.

______-ah, itu mustahil. Suara ayam itu ‘kukuruyuuuk’, bebek itu ‘kuek-kuek!’. Jadi itu bebek, ______-ah.” Jinki berkata, sedikit menekankan nada diujung kalimatnya tadi. ______ tak suka Jinki seperti itu. Hey, ______ benar-benar yakin suara itu suara ayam.

“Kuek! Kuek!” suara itu terdengar lagi, Jinki mengangkat kedua alisnya. Kali ini penuh percaya diri menatap _____, “Nah, itu dia! Itu suara bebek,” kata Jinki sambil melanjutkan jalannya.

Oppa. Itu jelas-jelas suara ayam. Aku yakin sekali.” ______ lagi-lagi bersikeras.

Pak…Pak..Pak

Dan kali ini dia justru menghentakkan kedua kakinya ke tanah. Jinki menoleh ke arah ______, menatap tak percaya. Oh, bagaimana mungkin itu jadi suara ayam? Itukan suara bebek.

“Dengar ya! itu a? da? lah? be? bek, B-E-B-E-K, Bebek! Mengerti?” Jinki menarik tangan ______ dengan keras. _______ meringis. Kenapa Jinki jadi kasar?

“Tapi oppa, itu benar-benar suara ayam.”

Jinki menghela nafas. Ada apa dengan _____? apa ia salah makan? Kenapa dia begitu keras kepala.

“Itu jelas-jelas beu? bek, kamu…kamu…tul..!”

“Kuek! Kuek!”

Belum sempat Jinki menyelesaikan ucapannya. Suara  itu kembali terdengar.

_______ masih berdiri, matanya mulai berair. Jinki jahat sekali. Kenapa bersikeras itu suara bebek, jelas-jelas ayam! lalu kenapa dia bisa menarik tangan ______ dengan keras seperti itu tadi.

“Bagaimana caraku menjelaskannya. Tapi itu suara ayam?”

Jinki hendak mengacak-acak kepala _____. Kenapa anak perempuan ini nakal sekali. Jinki sudah bilang itu suara bebek. Jinki hapal begaimana itu suara ayam, karena dia memiliki sepuluh di rumah. Dan ’Kuek-kuek’ jelas-jelas bukan suara ayam.

“Kuek! Kuek!”

Suaranya terdengar lagi.

_____ menunduk takut. Wajah Jinki terlihat memerah sekarang. Sepertinya sangat marah.

Dan _____ benar-benar tak berani. Bahkan mata ______ mulai berair.

Jinki sendiri, tiba-tiba mematung. Wajah memerahnya perlahan kembali seperti semula. Pipi gembulnya tidak lagi menggembung. Dia justru menatap ______ sayu.

Mata ______ yang mulai berair itu. Apa itu ulahnya? Sepertinya dia tadi sudah keterlaluan. Jinki…mungkin sudah menyakiti hati ______.

_______ yang ketakutan, susah payah berkata, “Ah, ne..Sepertinya oppa benar, itu suara…”

 “Ahni, oppa salah. Itu suara ayam. Benar kata _____.” Jinki memotong ucapan _____. Membuat ______ mendongak dan menatapnya bingung. Tapi kemudian tersenyum cerah.

 “Benarkah?” Jinki mengangguk. ______ senang sekali, dan

Cup

Dengan singkat mengecup pipi Jinki. Membuat wajah Jinki kembali memerah.

Baiklah, Jinki tak peduli apa itu suara bebek atau ayam. Yang ia peduli hanya ciuman _____. Ah, tidak! anak berumur sepuluh tahun sepertinya, tak boleh berpikiran seperti itu. Yang jelas, Jinki memang tak peduli itu suara bebek atau ayam. Dia hanya peduli pada ______. Dia tak ingin membuat ______ kecewa, dan pada akhirnya hanya bisa menyakiti gadis cilik yang manis itu. Lagipula itu hanya masalah kecil. Ayam, Bebek? siapa peduli!

Kuek! Kuek!”

Suaranya terdengar lagi. Tapi kali ini tak ada perdebatan yang muncul dari kedua mulut mungil milik sepasang anak kecil yang sedang berjalan  itu. Mereka sepakat kalau itu suara ayam. Padahal itu jelas-jelas suara kodok lelaki yang sedang menggoda kodok betina di sudut danau di tengah hutan, tak jauh dari _____ dan Jinki berada.

END

*/ : Oke, jelas sekali kalau ini Freak (T T). Btw, cuman ingin ngepost meski sekarat dengan ide dan bahkan waktu buat ngetik.

interest read another fanfic? visit library

Penulis: Rasyifa

♥ Ordinary Girl, who loves rain sound.

33 thoughts on “SHINee Fanfiction // Chicken vs Duck

  1. haha…
    aku suka,aku suka!!

    Suka

  2. pendek! yah…cuma gitu? bebek apa ayam?

    Suka

  3. Mwahahahaha
    Trnyata mreka brdua salah
    Tp mreka pasangan anak 10th yg cute
    Aigooo~😄

    Suka

  4. lucu sekali bocah 10 tahun, ditambah ngebayangin jinki marah dgn pipi super gembul dan mata yg ilang:33

    Suka

Feedback. . .♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s