Rara Story

Mejor opción es ser tu mismo

Pengetikan Fanfic yang rapi

-Pengetikan Fanfiction yang rapi-

 

Ini sebenarnya juga hasil dari pengalaman pribadi aku. Dulu..tepatnya dimana aku memang masih baru menjajaki yang namanya dunia per-FF-an, aku belum tau itu gimana cara nulis FF yang benar. Yang ada setiap aku nulis, pasti nemuin komentar “ceritanya udah bagus tapi tinggal pengetikannya aja lagi yang di rapi-in”. kepalaku sempat pusing mikirin kalimat itu. Karena masalahnya aku bingung ‘apanya yang diperbaiki? Perasaan semua baik-baik aja’. haha!

Inilah yang akhirnya membuat aku mencari tahu lebih lanjut tentang pengetikan fanfiction yang benar dengan cara berkeliling ke blog FF lain. Tapi aku tetap gak nemu jawabannya . karena dimata aku..apa yang aku tulis di FF aku sama aja kayak FF orang itu. haha~

* * *

Selain alur cerita yang kita suguhkan harus menarik, kita juga harus mengemasnya dalam pengetikan yang baik. Bukankah kita akan sulit membaca sebuah wacana jika wacana itu ditulis dengan cara penulisan yang kacau dan tidak rapi?

sekarang kita masuk ke hal-hal  yang di perhatikan  dalam pengetikan Fanfiction.

  • Pemakaian Spasi  (     )

Spasi adalah jarak yang kita gunakan per-katanya. Tanpa spasi kita akan mengalami kesulitan dalam membaca sebuah cerita misal :

– akumenyayangimusetulushatikudankuharapkaujugabisamencintaiku –

Bagaimana menurut kalian dengan kalimat itu? Membuat pusing bukan? Tapi bagaimana jika kalimat itu dikemas dengan rapi seperti ini :

– aku menyayangimu setulus hatiku, dan ku harap kau juga bisa mencintaiku

Bandingkan dengan kalimat pertama tadi, manakah yang lebih enak dibaca?

Tapi bukan hanya seperti itu pengunaan spasi yang benar tapi juga untuk beberapa kondisi, dimana spasi harus diletakkan. Misalnya setelah tanda koma kalian harus memberikan satu spasi untuk melanjutkan kalimat, contohnya  :

– aku tak tau harus bercerita darimana, kepalaku terasa ditekan dan mendadak kosong. Air mata itu juga jatuh perlahan tanpa aku perintahkan, Jinki..aku benar-benar kacau saat kau meninggalkanku. –

Nah jadi ada beberapa kesimpulan singkat mengenai kapan tanda spasi itu kita gunakan :
– memisahkan satu kata dengan kata lain. (termasuk keterangan tempat, misal: ke (spasi) Sekolah (Huruf Snya ditulis kapital karena nama tempat)
– setelah ada tanda koma.
– setelah ada tanda titik/ memulai kalimat baru.
– setelah tanda tanya (?) dan Seru (!)

  • Tanda petik dua (“)

Tanda petik dua biasanya digunakan untuk menyampaikan sebuah dialog, sehingga para pembaca mudah membedakan yang mana dialog antar tokoh, dan yang mana dialog seorang narator.

Contoh :

kaliamat 1 : aku bilang aku mencintaimu perlukah ku ulangi itu ucapku sebal padanya dan dia terlihat membelalakkan matanya.

kalimat 2 : “Aku bilang aku mencintaimu, perlukah ku ulangi itu?” ucapku sebal padanya dan dia terlihat membelalakkan matanya.

Contoh pengetikan dialog lainnya.

“Aku merasa marah setiap kali melihat wajahmu, tapi aku merasa lebih marah saat aku tak bisa melihatmu,” aku berseru di depan wajahnya.

Nah.. kalimat dengan tanda petik dua yang menyimbolkan percakapan itu tidak perlu diberikan spasi lagi, jadi  setelah tanda petik dua maka kita langsung menuliskan kalimat kita. *perhatikan contoh-contoh di atas*

  • Tanda petik satu (‘)

Tanda petik satu ini sering dipakai untung mengungkapkan sesuatu yang dipertanyakan, pengulangan dialog, monolog tokoh (percakapan satu orang) dan pernyataan kata penting. Misalnya :

¹- tanda petik satu yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang dipertanyakan :

Contoh Kalimat : Dia bicara tentang ‘cinta’. Sesuatu yang sama sekali tidak pernah aku ketahui, bahkan disaat aku akan menutup mataku. Lihat, bukankah aku adalah manusia yang menyedihkan. Dia selalu bertanya bagaimana mungkin aku tidak tahu tentang ‘cinta’ selama aku hidup. Tapi ini memang kenyataan. Namaku Kim Jonghyun, dan aku tidak mengerti apa itu ‘cinta’.

-penjelasan : jadi pada kutipan di atas kita menemukan kata cinta yang diberi tanda petik satu (‘). Cinta disana adalah kata-kata yang dipernyatakan, atau sesuatu yang menjadi pokok dari bahan cerita.

²- tanda petik satu yang digunakan untuk pengulangan dialog :

contoh kalimat : “Kau yang telah membunuh Kibum kan Minho? Jadi selama ini kau hanyalah ular berkepala dua,” ucap Yoona di hadapan lelaki bertubuh jangkung itu. Minho terdiam ditempatnya, kalimat yang dihaturkan bibir yoona terus terdengar di telinganya.

‘Kau yang telah membunuh Kibum kan Minho? Jadi selama ini kau hanyalah ular berkepala dua’. Tubuh Minho menegang di tempatnya, dia sudah tertangkap basah.

-penjelasan : pada kalimat yang diberi tanda petik satu itu, minho kembali mengulang apa yang telah di ucapkan yoona padanya.

³-tanda petik yang menunjukkan percakapan satu tokoh dengan dirinya sendiri.

Contoh Kalimat : ‘aku juga mencintaimu’ ucap taemin dalam batinnya, ‘tapi hyungku juga mencintaimu..aku tidak bisa memaksakan egoku untuk memilikimu’ ucap Taemin lagi pada dirinya sendiri.

-penjelasan : kalimat di atas adalah bentuk percakapan tunggal, yang artinya tidak dilontarkan secara langsung oleh orang yang bersangkutan, tapi bisa jadi kata-kata itu adalah hasil pemikirannya atau ungkapan hatinya yang tersembunyi.

₄- tanda petik yang menyatakan kata penting

Contoh kalimat :

‘positif kanker otak stadium 3’

Kibum meremas kertas putih berisi hasil pemeriksaan kesehatannya, nafasnya terasa tercekat, pusing yang menjalar di kepalanya untuk kali ini dia coba untuk tak menghiraukannya. Sakit..bukan hanya kepalanya tapi seluruh tubuhnya dan bahkan hatinya, semuanya terasa hancur dan remuk. Apalagi jika mengingat wajah Minra –kekasihnya-, hatinya terasa semakin hancur.

-penjelasan : tanda petik satu yang dipakai dalam kalimat ‘positif kanker otak stadium’ , menyatakan bahwa kalimat itu adalah kalimat yang perlu diingat para pembaca.

  • Tanda Tanya dan tanda seru ( ? / ! )

– untuk pemakaian tanda seru dan tanda tanya silakan lihat kalimat dibawah ini.

contoh kalimat : Apakah aku tidak salah dengar, dia juga menyukaiku? Oh Tuhan..demi apa aku sangat bahagia! Terimakasih Tuhan!

-penjelasan : pada kaliamat, tanda Seru dan tanda Tanya-nya langsung di berikan di akhir kalimat, setelah itu diberi spasi dan di awali dengan kalimat baru yang huruf depannya di tulis dengan huruf besar/kapital.

  • Pemakian tanda (-)

Tanda (-) biasanya dipakai untuk memperjelas keterangan, perhatikan kaliamat dari penggalan Fanfic berikut.

Contoh kalimat :

Dia –Jinki- menggandeng tanganku hangat sambil tiada henti memamerkan senyum hangat yang ku rindukan selama tiga bulan ini. Tuhan, apakah aku sedang bermimpi? aku bahkan masih sadar bahwa sosok ini –Jinki- sudah meninggal, dan apakah mungkin dia kembali hidup untukku –untuk menepati janjinya-?

-penjelasan : Pasti sudah jelaskan, kalau tanda (-) yang ada pada penggalan kalimat di atas untuk memperjelas kata yang terdapat pada potongan fanfiction tersebut.

 

65 thoughts on “Pengetikan Fanfic yang rapi

  1. WAHHHH Ini benar2 bermanfaat, makasih banyak akan penjelasan nya😀

    Suka

  2. kereeen.. gomawoo

    Suka

  3. aku izin save yahh,,, ini bermanfaat bgt buatku yang lagi latihan nulis,,, dan aku sering bingung untuk menentukan kata2 yang mau disalurkan,,, makasih

    Suka

  4. Sangat membantu sekali penjelasannya ^^ izin save ya buat belajar, terima kasih…

    Suka

Feedback. . .♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s